Home     Tentang Kita    Warta Kita    Kontak Kita

User Login

Username  
Password

Database

Padi
Jagung
Sorgum
Gandum
Kedelai
Kacang Tanah
Kacang Hijau
Ubikayu
Ubijalar

Cari di Web

Google

Bookmark

    

Selamat Datang

Sistem Informasi Perbenihan Tanaman Pangan menyediakan informasi stok benih varietas unggul tanaman pangan. Sistem informasi ini dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Litbang Pertanian, Departemen Pertanian RI.

Artikel

Paradigma Baru Pengelolaan Benih Sumber Tanaman Pangan

J. Rachman Hidajat; Unang G. Kartasasmita; Ikhwani; Eko Setia Pinardi 01-06-2007
Benih sumber (BS) menempati posisi strategis dalam industri perbenihan nasional, karena menjadi sumber bagi produksi benih kelas-kelas di bawahnya yang akhirnya digunakan petani. Dengan demikian, ketersediaan dan mutu BS perlu dipelihara secara berkelanjutan.

BS yang dihasilkan merupakan media pembawa teknologi varietas kepada petani. Sebagian dari varietas yang dihasilkan Balit-balit (Balai-balai Penelitian) lingkup Puslitbangtan (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan) memiliki nilai komersial yang cukup tinggi seperti misalnya varietas padi Ciherang, kedelai Wilis, dan jagung Arjuna yang ditanam cukup luas oleh petani.

Karena itu, selain mutu hasilnya, proses produksi BS perlu pula mempertimbangkan komersialisasi yang memberikan perlindungan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Berkaitan dengan hal tersebut, perlu ada pembaruan sistem pengelolaan BS yang berdampak pada sistem perbenihan tanaman pangan secara umum.

Berita Lain:

Simposium Tanaman Pangan V
Sumber: SHD - Puslitbangtan, 01-06-2007

Pemerintah bertekad meningkatkan produksi pangan guna mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan pendapatan petani. Hal ini terkait dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, ketersediaan beras di pasar dunia mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar masyarakat pedesaan menggantungkan ekonominya pada usahatani padi dan palawija, serta tersedianya sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk pembangunan pertanian. Untuk itu pemerintah telah meluncurkan berbagai program peningkatan produksi. Pada tahun 2007, peningkatan produksi beras ditargetkan sebesar 2 juta ton dan pada tahun-tahun berikutnya meningkat 5% dari produksi nasional.
Selengkapnya..









 
 
Copyright © Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan - 2005