DATABASE
 
BBPadi
 Padi  
Balitsereal
 Jagung  
 Sorgum  
 Gandum  
Balitkabi
 Kedelai  
 Kacang Tanah  
 Kacang Hijau  
 Ubikayu  
 Ubijalar  
MENU
 
Home
Buku Tamu
Link
Glossary
Direktori Google
Direktori Google
Admin
CARI di WEB
 
Google
BOOKMARK
 
[ ke Situs Puslitbangtan ]


 

Tanggamus, Varietas Kedelai untuk Lahan Kering Masam
Sumber: Arsyad et al., 22-01-2006

Meski produksi kedelai nasional dalam beberapa tahun belakangan ini bisa dibilang menurun tajam, Darman M. Arsyad, H. Kuswantoro, Amin Nur, dan Purwantoro, empat peneliti kedelai asal Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI), Malang, tak kenal menyerah untuk menemukan varietas unggul kedelai yang mampu menarik perhatian petani untuk kembali menanam kedelai. Apalagi harga kedelai impor lebih murah, sehingga pada tahun 2002 mengakibatkan produksi kedelai nasional turun hingga 0,67 ton, dari luas tanam 0,53 juta ha setelah sebelumnya di tahun 1992 pernah mencapai 1,87 juta ton dengan luas tanam 1,67 juta ha.
Adalah Tanggamus, varietas unggul kedelai untuk lahan masam yang telah dihasilkan oleh BALITKABI. Dari varietas yang merupakan persilangan antara varietas Kerinci dengan No.311 ini, telah dilakukan pengujian di sejumlah daerah di Sumatera, mulai dari wilayah Lampung, Sumatera Selatan sampai dengan Sumatera Utara. Mengingat sumber daya lahan untuk pengembangan kedelai di wilayah tersebut masih luas dan iklimnya yang tergolong basah, mendukung pengembangan budi daya kedelai di lahan kering. Hasil pengujian pun menunjukkan bahwa selain memiliki daya hasil yang lebih baik dari varietas Wilis dan Slamet, varietas Tanggamus juga memiliki indeks toleransi yang lebih tinggi terhadap kemasaman tanah dibandingkan varietas Slamet, Wilis, dan Sindoro.
Untuk itu, upaya percepatan peningkatan produksi dalam negeri perlu mendapat perhatian serius. Jika tidak, angka kebergantungan akan impor kedelai akan semakin tinggi ditambah lagi peluang pendapatan petani pun akan "melayang pergi".



» Kembali «



Pengunjung hari ini: 4 dari total: 46914 pengunjung, sejak 16/10/2006
Copyright © Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2005